Aku menyapa waktu yang tak lelah berputar..
Penyesalan seketika memelukku erat..
Aku meringkuh dengan hati yang tak kunjung tenang..
Kamu tahu..
Ketika aku bersahabat dengan kebodohan yang aku lakukan..
Aku merasa tidak bisa melihat sinar mentari senja..
Setiap aku pulang kepada Tuhan dan mengadu..
Aku tak mendapatkan jawaban yang pasti..
Aku menepi sembari melengkukkan tanganku..
Aku meminta Tuhan mengembalikan awalku..
Namun aku tetap tak menemukan serpihan doaku..
Kini aku sungguh tak tahu harus bagaimana..
Hatiku bergelayut mengatakan aku kejam..
Iya..aku kejam telah mempermainkan cintamu yang tulus..
Tak kutemukan pendaran cahaya tawamu..
Yang aku temukan hanya sebuah kekosongan..
Aku menatap keheningan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar